Menuju Arsitektur Ekonomi dan Demokrasi Indonesia Yang KOKOH

March 18, 2010

Selamat Datang di Rumah, Barry! Welcome Home, Barry!

Filed under: General — Tags: , , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 3:44 am

Presiden Amerika Serikat Barrack “Barry” Obama akan datang ke negara tempat masa kecilnya yaitu Indonesia. Barry kecil atau Barry Soetoro sempat mengecap pendidikan sekolah dasa di daerah Menteng, tempat yang sangat dikenal di Jakarta ibu kota Indonesia.

Tidak dapat disangkal Barry merupakan sosok yang luar biasa. Dengan kharisma dan optimismenya bahwa harapan menuju dunia yang lebih baik akan dapat diwujudkan, Barry telah menjadi tokoh dunia yang revolusioner dan fenomenal. Dengan saat ini menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, Barry sangat optimis untuk memenuhi harapan rakyat Amerika Serikan untuk keluar dari krisis ekonomi terhebat selama 80 tahun terakhir ini. Dan lengkap dengan hadiah nobel perdamaian bahwa Barry adalah tokoh dunia yang senantiawa mewujudkan perdamaian di muka bumi.

Dan sekarang Barry akan datang ke negara tempat dia pernah menjalani masa kecilnya dengan bersekolah di sekolah dasar dan bermain-main dengan teman sebayanya di Menteng, Jakarta, Indonesia. Di luar segala aspek yang akan dibicarakan oleh pihak Indonesia dan Amerika Serikat, saya sebagai warga negara Indonesia ikut sangat bangga sekali bahwa harapan itu ada dengan melihat sosok Barry sebagai tokoh inspiratif yang sanggup menularkan rasa optimisme dan kepercayaan diri bahwa impian bisa diwujudkan dengan kerja keras terus menerus.

Oleh karena itu, saya mengucapkan, Selamat datang Selamat Datang di Rumah, Barry!

March 15, 2010

Komisi Pemberantasan Korupsi Daerah : Pilar Arsitektur Ekonomi & Demokrasi Indonesia

Filed under: General — Tags: , , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 3:27 pm

Sebagaimana yang pernah saya jelaskan dalam Menuju Arsitektur Ekonomi dan Demokrasi Indonesia Yang KOKOH (Menuju Arsitektur Ekonomi dan Demokrasi Indonesia Yang KOKOH | Menuju Arsitektur Ekonomi dan Demokrasi Indonesia Yang KOKOH) bahwasanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan salah satu pilar utama dalam fondasi arsitektur ekonomi dan demokrasi Indonesia yang kokoh. Oleh karena itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai institusi yang independen perlu didukung penuh oleh segenap pihak untuk membentuk cabangnya di berbagai daerah dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI) tercinta kita ini.

Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kepolisian Republik Indonesia, Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Mahkamah Agung Republik Indonesia, Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia, dan berbagai institusi Negara Kesatuan Republik Indonesia lainnya perlu mendukung penuh salah satu pilar utama dalam Arsitektur Ekonomi dan Demokrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Sampai saat ini kita perlu mengetahui bahwasanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai salah satu komisi independen yang penting di negara tercinta kita ini masih belum membuka cabangnya di berbagai daerah dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini sangat disayangkan sekali padahal berbagai institusi hukum baik yang sifatnya independen maupun letaknya di bawah pemerintah sebagian besar sudah membentuk cabangnya di berbagai daerah dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Contohnya seperti Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang sudah mengukiri banyak sekali prestasi di NKRI tercinta ini, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang sudah mempunyai cabang di daerah-daerah dalam kawasan NKRI, dan banyak lagi institusi hukum NKRI ini.

Oleh karena itu Pak Susilo Bambang Yudhoyono selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu memberikan dorongan dan prioritas kepada KPK agar segera membuka cabangnya di berbagai daerah dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Departemen Keuangan diwajibkan memberi penambahan anggaran kepada KPK sebagai kebutuhan dalam memberantas korupsi di berbagai daerah dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Polri dan Kejagung perlu mendukung secara penuh dengan memberikan bantuan sumber daya manusia untuk membantu terciptanya efektivitas dan efisiensi dalam pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Daerah nantinya.

Adapun kita perlu mengingat bahwasanya dosa NKRI ini sudah sangat banyak dan sebagian besar diakibatkan oleh korupsi yang dilakukan segenap bangsa dan negara NKRI. NKRI sudah mengalami berbagai teguran berupa gempa, tsunami, longsor dan berbagai bencana alam lainnya akibat dosa korupsi yang juga merupakan dosa asal yang mengutuk umat manusia di bumi ini. Oleh karena itu sudah selayaknya kita semua yang ada di dalam NKRI perlu menegakkan Pemberantasan Tindak Pidana korupsi sebagai prioritas pembangunan bangsa dan negara kita depannya dengan memprioritaskan pembentukan KPK Daerah pada berbagai daerah di dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama-sama ini.

Mari Bangkit Lawan Korupsi di Berbagai Daerah!

DUKUNG PEMBENTUKAN KPK DAERAH (FACEBOOK)

Quote:

Indonesia : Dari Krisis Menuju Krisis

Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah merdeka 64 tahun yang lalu tetapi mengapa negara tercinta kita ini selalu berada dalam krisis yang tiada berakhir seperti yang terjadi sekarang ini?

Indonesia merdeka tahun 1945 dimana kita berhasil menang melawan penjajahan yang berlangsung selama ratusan tahun di bumi pertiwi Indonesia ini. Selanjutnya negara ini kita yang memimpinnya sendiri dengan memakai sistem Demokrasi. Demokrasi yang telah dipakai di negara kita yaitu Demokrasi Terpimpin yang telah terbukti hanya wujud dari diktatorisme terselubung baik yang dilakukan selama Orde lama dan Orde baru.

Kita baru bisa merasakan demokrasi yang sesungguhnya pada masa-masa sekarang ini dengan membayar harga yang sangat mahal. Demokrasi yang baru lahir itu masih tanpa wujud dan cenderung sulit dikendalikan untuk tujuan demokrasi yang sebenarnya yaitu untuk mensejahterahkan rakyat.

Demokrasi di Indonesia masih terbilang baru, masih bayi, masih belajar berjalan dan bisa dikatakan sangat tertinggal. Demokrasi di negara kita masih tertinggal sangat jauh dengan kemajuan zaman baik itu kemajuan dinamika masyarakat maupun kemajuan internasional.

Demokrasi kita dituntut KOKOH dalam menghadapi setiap tantangan, rintangan dan krisis yang ada yang ada di dalam negeri dan yang berasal dari luar negeri. Adapun bukti yang ada sekarang ternyata demokrasi kita masih sangat rapuh sekali dan terbukti tidak ampuh atau tidak kuat dalam menopang Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Demokrasi dibangun tidak lain dan tidak bukan untuk kebaikan rakyat dan untuk kesejahteraan rakyat. Demokrasi tidak mungkin bisa kokoh jika rakyat menjadi pengangguran, rakyat lapar, rakyat miskin, rakyat tidak bisa bayar uang sekolah, rakyat tidak bisa membeli pakaian, rakyat tidak bisa membeli rumah. Demokrasi yang berlandaskan pada kesejahteraan rakyat sangatlah penting!

\http://img144.imageshack.us/img144/9321/arsitekturdemokrasiri.jpg

ARSITEKTUR DEMOKRASI INDONESIA

Saat ini ada banyak krisis yang melanda Indonesia :

1. Krisis ekonomi dalam negeri yang diakibatkan Bank Century

2. Krisis politik dan pemerintahan

3. Krisis ekonomi global yang menimpa dalam negeri

4. Krisis hukum

Adapun berbagai macam krisis ini telah menjadi penghadang yang sangat besar bagi perkembangan bangsa dan negera Indonesia tercinta ini. Demokrasi Indonesia tidak berjalan dengan baik dalam menghadapi krisis ini.

Ada apa dengan demokrasi kita?

Apakah kita harus menunggu penyelamat atau superman selalu?

Mengapa politik selalu menjadi ajang oportunisme?

Mengapa demokrasi selalu terjebak pada ego kelompok dan tidak mendahulukan kepentingan bangsa dan negara?

Untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya kita perlu membenahi dengan sungguh-sungguh dan tegas sistem demokrasi untuk penciptaan kesejahteraan rakyat kita tercinta ini.

Saat ini kita perlu memperbaiki struktur demokrasi secara TOP-DOWN yaitu dari atas ke bawah. Saat ini perlu diadakan :

1. STANDARISASI YANG TINGGI PADA PARTAI POLITIK

2. PENINGKATAN KOMPETENSI PERS

3. PENGUATAN FUNGSI DEWAN PERWAKILAN DAERAH

4. MELAKUKAN REFORMASI BIROKRASI PEMERINTAHAN

5. PENGUATAN OTONOMI DAERAH

6. PENGUATAN FUNGSI LEMBAGA-LEMBAGA PENOPANG EKONOMI INDONESIA

7. PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME

KORUPSI : Dosa Asal Manusia yang Menyebabkan Manusia Dikutuk dan Dikeluarkan TUHAN dari Taman Eden

Filed under: General — Tags: , , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 1:58 am

Pada awalnya manusia diciptakan olehTUHAN dari tanah. TUHAN memberikan manusia bentuk yang serupa dengan gambaran TUHAN. TUHAN memberikan nafas kehidupan kepada manusia untuk dapat hidup di dalam dunia ini sebagai rekan kerja NYA dalam mengurus segala ciptaan TUHAN.

TUHAN memberikan Taman Eden sebagai tempat bermukim pasangan manusia pertama yaitu Adam dan Hawa. TUHAN memberikan petunjuk kepada Adam dan Hawa bahwasanya semua tanaman yang ada di Taman Eden ini dapat mereka makan akan tetap buah daripada Pohon Kehidupan yang ada di tengah-tengah Taman Eden tersebut tidak boleh ia makan. Dan Pohon Kehidupan itu pun dikawal secara ketat di tengah-tengah Taman Eden tersebut.

Akan tetapi datanglah iblis si ular tua. Si iblis tersebut menggoda manusia dengan menularkan sifat keserakahan kepada manusia tersebut. Si iblis menghasut manusia untuk mengambil buah daripada Pohon Kehidupan tersebut untuk dimakan oleh manusia tersebut. Bahwasanya peringatan dari TUHAN bahwasanya Pohon Kehidupan yang merupakan milik TUHAN dan bukan milik manusia tersebut tidak boleh diambil tidak dihiraukan oleh manusia. Manusiapun menuruti kerakusannya dan nasehat iblis si ular tua tersebut untuk mengambil buah pohon kehidupan tersebut. Kemudian manusia itupun memakan buah pohon kehidupan tersebut.

Kemudian TUHAN menemukan bahwa manusia telah melakukan KORUPSI dengan mengambil apa yang bukan milik mereka dan merupakan milik TUHAN serta sudah dilarang oleh TUHAN untuk melakukannya. Manusia karena melakukan KORUPSI yang merupakan Dosa Asal pun dihukum oleh TUHAN. Manusia dikeluarkan dari Taman Eden dan dilemparkan ke bumi dengan iblis si ular tua tersebut (kerakusan yang merupakan dosa asal manusia). Manusia dikutuk oleh TUHAN agar kesakitan dalam melahirkan keturunannya. Manusia dikutuk untuk bekerja keras dalam memenuhi kebutuhannya di bumi.

Itulah dosa asal manusia yaitu KORUPSI. KORUPSI merupakan kekejian pertama di hadapan TUHAN dan merupakan kekejian yang dahsyat dan menyebabkan manusia dikutuk dan diusir dari Taman Eden. Oleh karena itu KORUPSI merupakan perbuatan terkutuk dari godaan iblis si ular tua yang membujuk manusia menuruti kerakusannya.

Saat ini kita bisa melihat bahwasanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kita tercinta sangat marak dengan aksi KORUPSI. KORUPSI benar-benar tumbuh subur layaknya jamur di bumi Indonesia ini dari tingkat daerah sampai tingkat pusat. KORUPSI yang merupakan Dosa Asal yang menyebabkan manusia dikutuk dan dikeluarkan TUHAN dari Taman Eden sudah menjadi gunung es di NKRI tercinta kita ini. KORUPSI akibat keserakahan manusia yang merupakan wujud sebenarnya iblis si ular tua merupakan musuh terbesar yang dihadapi oleh bangsa dan negara kita sekarang.

Sebagai umat TUHAN yang diberkati sudah saatnya kita ikut melakukan perang terhadap KORUPSI. Kira-kira langkah bagaimana yang dapat kita lakukan sebagai umat TUHAN dalam menghancurkan KORUPSI yang merupakan akibat perbuatan manusia pengikut kerakusan (iblis si ular tua) ?

March 13, 2010

E = M C² sebagai Perspektif Utama Ekonomi Indonesia

Filed under: General — Tags: , , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 9:29 pm

Apakah E = M C² itu?

E = M C² merupakan rumus yang paling terkenal di dalam dunia ilmu pengetahuan yang diciptakan oleh Albert Einstein. Rumus ini menjelaskan bahwasanya jumlah energi adalah sama dengan berat massa dikalikan dengan kuadrat daripada kecepatan cahaya.

Adapun rumus ini ternyata dapat juga digunakan di dalam sebuah tatanan perekonomian baik itu dalam perekonomian pribadi seperti bagi para pekerja dan/atau pengusaha, dalam perekonomian perusahaan, dalam perekonomian negara, dalam perekonomian regional dan dalam perekonomian internasional.

Rumus ini di dalam tatanan perekonomian dapat diterjemahkan sebagai berikut :

E = M C²

Earns atau pendapatan yang diterima adalah sebanding dengan modal (jumlah uang yang dimiliki) dikalikan dengan kecepatan perputaran modal tersebut.

Di dalam hal ini ternyata modal (jumlah uang) itu bukan segalanya. Hal yang lebih penting yaitu kecepatan perputaran modal ternyata jauh lebih penting atau bersifat lipat ganda (multiplier) dengan adanya fungsi kuadrat (²) di dalam rumusan tersebut.

Oleh karena itu perlu kita pahami sebenarnya hal-hal apa saja yang mempengaruhi kecepatan perputaran modal tersebut. Hal-hal tersebut adalah :

1. Ketersediaan sarana transportasi yang murah, aman dan efektif,

2. Sumber daya manusia yang cekatan dan sigap,

3. Dukungan ekonomi yang kuat dari pemerintah seperti dalam kemudahan administrasi usaha,

4. Dukungan informasi pasar yang lengkap dan akurat kepada para pelaku usaha mikro, kecil, menengah dan besar

5. Faktor pertahanan yang kuat dan keamanan yang terjamin

6. dan lain-lain

Dalam penerapannya di dalam tatanan perekonomian dalam negeri maka untuk menciptakan  kecepatan perputaran modal yang bersifat lipat ganda (multiplier) dan ternyata jauh lebih penting tersebut adalah sebagai berikut :

1. Pembangunan armada kereta api yang menyeluruh dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan sebuah negara yang masih berkembang dimana sebagian penduduknya berada di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Sebagai negara yang sedang berkembang maka sudah tentunya sarana transportasi publik khususnya kereta api sangat dibutuhkan sekali sebagai contohnya :

Masyarakat di Pulau Sumatera sangat dikenal sebagai masyarakat yang mempunyai mobilitas yang tinggi yang memerlukan sarana trasnsportasi yang cepat dan murah. Masyarakat Pulau Sumatera juga perlu untuk didukung kegiatannya melakukan berbagai aktivitas baik di daerah pusat perdagangan, daerah pengumpul barang dagang, daerah tujuan wisata, dll.

Masyarakat di Pulau Papua (NKRI) yang merupakan pulau terbesar kedua di dunia yang sebagian wilayahnya dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan salah satu pulau terbelakang di kawasan Indonesia. Oleh karena itu jelas sangat membutuhkan dukungan  penuh dalam mobilitas perekonomian. Masyarakat Indonesia di Pulau Papua (NKRI) merupakan salah satu kawasan yang tertinggal di daerah timur Indonesia. Oleh karena itu perlu diadakan sarana transportasi yang murah, aman dan efektif dalam menunjang aktivitas perekonomian di daerah Papua (NKRI) yang kaya akan segala sumber kekayaan alam.

Masyarakat di Pulau Kalimantan juga mempunyai banyak kesulitan dalam melakukan aktivitas perdagangan dan mobilisasi antara di daerah pusat perdagangan, daerah pengumpul barang dagang, daerah tujuan wisata, dll sehingga memerlukan sarana transportasi yang cepat, murah dan efisien.

Masyarakat di Pulau Sulawesi yang merupakan  salah satu pulau yang sangat berkembang perekonomiannya saat ini juga memerlukan sarana transportasi yang dapat menjangkau di daerah pusat perdagangan, daerah pengumpul barang dagang, daerah tujuan wisata, dll.

Oleh karena itu sebagai solusi terhadap masalah transportasi yang sangat krusial dalam menciptakan faktor kecepatan perputaran uang yang ternyata sangat penting sekali di dalam perekonomian maka perlu dibangun sarana transportasi yang murah, cepat dan efektif seperti KERETA API yang menyeluruh di Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Papua (NKRI) dan Pulau Sulawesi. Oleh karena itu PT. Kereta Api (Persero) perlu benar-benar dibantu oleh pemerintah, Bank Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi di berbagai pulau-pulau besar di Indonesia. Bantuan ini dapat berupa bantuan dana, bantuan pengawasan, keberpihakan peraturan, dll  untuk benar-benar memfokuskan PT. Kereta Api (Persero) sebagai salah satu BUMN yang berkualitas nasional dalam membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang utuh dan menciptakan pelipat ganda bagi perekonomian dengan mempercepat perputaran uang yang sangat vital dalam penataan perekonomian nasional.

Untuk selanjutnya PT. Kereta Api (Persero) perlu membangun rel kereta api yang menyeluruh antara pusat-pusat propinsi di Pulau Sumatera mulai dari Banda Aceh sampai dengan Bandar Lampung. Hal ini perlu segera dilakukan secepatnya untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah-daerah di Pulau Sumatera. Adapun hal ini didahulukan karena nantoinya  jelas sangat dibutuhkan sekali dalam menghubungkan rel kereta api antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dalam Jembatan Selat Sunda yang akan mulai dibangun tahun 2010.

Selanjutnya PT. Kereta Api (Persero) perlu membangun rel kereta api di Pulau Papua (NKRI) yang merupakan pulau kedua terbesar di dunia dan kaya akan kekayaan alam tetapi merupakan pulau terbesar yang termiskin di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini. Pulau Papua jelas sangat membutuhkan bantuan sarana transportasi kereta api yang merupakan sarana transportasi yang murah, efektif dan efisien dalam memajukan perekonomian secara cepat di daerah yang sangat tertinggal seperti Pulau Papua (NKRI).

Selanjutnya PT. Kereta Api (Persero) perlu membangun rel kereta api di Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi yang merupakan pulau-pulau yang memiliki peran penting di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini. Pulau Sulawesi merupakan pulau yang berkembang pesat dan menjadi salah satu jangkar perekonomian di daerah timur NKRI yang tercinta ini. Kalimantan merupakan pulau yang sarat dengan kekayaan alam dan kekurangan dalam sarana transportasi.

Untuk melaksanakan hal-hal tersebut di atas PT.Kereta Api (Persero) sangat perlu dibantu oleh pemerintah, Bank Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi dalam menciptakan faktor yang sangat penting di dalam tatanan perekonomian suatu negara yaitu faktor kecepatan perputaran modal yang lebih penting dari pada modal dan bersifat lipat ganda (multiplier) dalam membangun perekonomian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama ini.

2. Dukungan penuh kepada Departemen Pendidikan Nasional Nasional di tingkat daerah.

Departemen Pendidikan Nasional di daerah-daerah perlu didukung secara penuh oleh Departemen Keuangan, Bank Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (yang diharapkan nantinya sudah membuka cabang-cabangnya di berbagai daerah di NKRI).

Pembangunan sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat vital dan penting dalam menyiapkan sebuah negara yang cerdas, makmur, sejahtera, dan berintegritas dalam mempertahankan serta membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini. Pembangunan sumber daya manusia yang konsekuen selaras dengan kemajuan zaman sangat dibutuhkan dan perlu didukung penuh dalam menciptakan sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. Adapun Departemen Pendidikan Nasional di tingkat daerah sangat perlu dibantu untuk mengatur dan menaikkan kualitas pendidikan di berbagai daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini. Departemen Pendidikan Nasional di tingkat daerah perlu diarahkan dan didukung dalam menciptakan pembangunan manusia yang tersebar merata pada daerah-daerah seperti Pulau Sumatera, Pulau Papua, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, Pulau Bali, dan pulau-pulau berpenduduk di Republik Indonesia lainnya.

Sekali lagi, Departemen Pendidikan Nasional di tingkat daerah sangat perlu didukung penuh oleh pemerintah, Bank Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi dalam menciptakan faktor yang sangat penting di dalam tatanan perekonomian suatu negara yaitu faktor kecepatan perputaran modal yang lebih penting dari pada modal dan bersifat lipat ganda (multiplier) dalam membangun perekonomian Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama ini.

3. Kemudahan administrasi usaha di daerah-daerah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Dinas Perindustrian dan Perdagangan di berbagai daerah dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu didukung oleh Departemen Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (yang diharapkan nantinya membuka cabangnya di berbagai daerah) dalam menciptakan pelayanan administrasi usaha satu pintu. Pelayanan administrasi usaha itu mencakup pembuatan SIUP, SIUJK, SIGTU, TDP dan segala perizinan usaha lainnya yang terpusat padu satu kantor (satu pintu). Hal ini untuk memudahkan para pengusaha dalam negeri dalam memulai usahanya dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata di berbagai daerah seluruh Indonesia. Hal ini juga dapat mengurangi pengangguran dengan memperbanyak penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah seluruh Indonesia.

Untuk mendukung hal itu pula perlu diberikan suatu kemudahan yaitu percepatan pembuatan izin usaha yang cepat dalam satu minggu dan bebas dari pungutan. Sebagai contohnya pengusaha dalam membuat SIUP, SIUJK, SIGTU dan TDP bisa selesai dalam total waktu satu minggu. Dan pungutan untuk hal ini dapat disubsidi oleh pihak Departemen Keuangan. Hal ini tentunya selain untuk memudahkan para pengusaha dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang kuat dan merata namun juga dapat mengurangi pengangguran dengan memberi kemudahan terhadap penciptaan lapangan kerja. Selain itu ada baiknya subsidi ini dilakukan oleh Departemen Keuangan sebagai instrumen insentif dan subsidi silang yang nantinya akan mempercepat ekonomi di daerah-daerah dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta. Sehingga nantinya dengan ekonomi yang lebih cepat tersebut ekonomi daerah dapat berkembang dengan cepat dan pajak masukan kepada pemerintah pusat yaitu Departemen Keuangan juga dapat meningkat.

Oleh karena itu perlu dilakukan administrasi usaha satu pintu yang cepat dan bersubsidi oleh  Dinas Perindustrian dan Perdagangan pada berbagai daerah dengan dukungan dari Departemen Keuangan dan pengawasan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (yang nantinya diharapkan membuka cabangnya di berbagai daerah) dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini. Hal ini jelas sangat penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan merata untuk kesejahteraan segenap rakyat Indonesia tercinta.

4.  Dukungan informasi pasar yang cepat dan terbarukan

Departemen Komunikasi dan Informasi di tingkat daerah perlu membangun pusat-pusat informasi ekonomi pada berbagai daerah di dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perlu dibangun pusat-pusat informasi yang menyediakan informasi pasar yang cepat dan terbarukan di berbagai pulau di Indonesia seperti Pulau Sumatera, Pulau Papua (NKRI), Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, dan berbagai pulau berpenghuni lainnya di kawasan NKRI tercinta kita ini. Mungkin bisa dibangun kios-kios informasi di pedesaan, pesisir pantai dan daerah-daerah tertinggal untuk menunjang informasi pasar yang cepat dan terbarukan bagi para pelaku usaha di berbagai daerah di Republik Indonesia.

5. Dukungan pertahanan dan keamanan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di berbagai daerah dalam kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Untuk menciptakan sebuah kondisi perekonomian yang bertumbuh besat secara kuat dan merata di kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu diperkokoh oleh kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang bertujuan untuk menciptakan pertahanan dan keamanan serta mengatasi berbagai ancaman terhadap perekonomian NKRI yang berasal dari dalam negeri dan luar negeri Indonesia tercinta kita ini.

Oleh karena itu pihak pemerintah (Departemen Keuangan dan Departemen Pendidikan) dan Bank Indonesia perlu mendukung penuh TNI dan Polri dalam menciptakan stabilitas pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. TNI perlu berikan beberapa kapal induk baik itu kapal induk helikopter maupun kapal induk pesawat terbang untuk menjaga kondisi pertahanan dan keamanan Negara Kepolisian Republik Indonesia. Di samping itu perlu diadakan reformasi birokrasi dan pengawasan yang kuat di dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia sendiri.

Dan untuk meningkatkan kompetensinya dan meningkatkan pengetahuan reformasi birokrasi, pemerintah melalui Departemen Pendidikan perlu memprioritaskan adanya Sekolah Tinggi Pertahanan Keamanan dengan fokus reformasi birokrasi kepada Polri dan TNI yang disubsidi oleh pemerintah Republik Indonesia. Saat ini sumber daya manusia TNI/Polri kurang mendapatkan perhatian di dalam pendidikan dan kompetensinya hal ini ditunjukkan dengan sangat minimnya sarana yang dapat meningkatkan kompetensi TNI/Polri dalam kegiatannya sehari-hari. Oleh karena itu perlu dibangun suatu standar yang cukup tinggi yang mempunyai fokus meningkatkan kompetensi dan pengetahuan reformasi birokrasi di badan TNI/Polri dengan memberikan tempat pendidikan dan pelatihan bagi sumber daya manusia TNI/Polri ini.

TNI/Polri juga perlu diberikan bantuan finansial berupa kenaikan gaji untuk memperkuat kondisi perekonomian sumber daya manusia TNI/Polri yang telah sangat berjasa sekali dalam mempertahankan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dari berbagai ancaman baik ancaman yang berasal dari dalam negeri dan ancaman yang berasal dari dalam negeri. Dan juga perlu diutamakan reformasi birokrasi dan pengawasan yang kuat di dalam tubuh TNI/Polri sendiri untuk menciptakan kondisi stabilitas pertahanan dan keamanan yang kuat di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang amat sangat kita cintai ini.

Sekali lagi perlu diutamakan reformasi birokrasi dan pengawasan yang kuat di dalam tubuh TNI/Polri sendiri untuk menciptakan kondisi stabilitas pertahanan dan keamanan yang kuat di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang amat sangat kita cintai ini.

Mendukung Menara BUMN sebagai Simbol Ujung Tombak Prestasi Indonesia di ASEAN!

Filed under: General — Tags: , , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 4:16 pm

Saya sangat mendukung niat daripada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendirikan Menara BUMN yang akan digunakan sebagai pusat sinergi BUMN Republik Indonesia. BUMN-BUMN Indonesia adalah kebanggaan bangsa dan negara Indonesia dan saya sangat yakin bahwa BUMN-BUMN Indonesia dapat menjadi perusahaan-perusahaan internasional yang terbaik di ASEAN. Saya sangat mendukung BUMN-BUMN Indonesia dapat menjadi perusahaan internasional yang dapat memajukan Indonesia dan menjadi kebanggaan Indonesia di ASEAN.

Ayo bangkit BUMN-BUMN Indonesia!

Hidup BUMN!

Hidup Indonesia!


Sabtu, 13/03/2010 15:16 WIB

Menara Saingan Petronas Bakal Jadi Lokasi Sinergi BUMN

Whery Enggo Prayogi- detikFinance

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar menyatakan menara BUMN yang rencananya dibangun untuk menyaingi menara Petronas didirikan sebagai lokasi sinergi perusahaan plat merah. Menurut Mustafa, sinergi yang dilakukan bisa berbagai macam, mulai dari rapat bersama hingga melakukan penandatanganan kerjasama sesama perusahaan milik negara. “Ini wacana yang bisa mengakomodir seluruh BUMN yang ada. Nanti akan ada sinergi fisik dan non fisik di gedung ini,” kata Mustafa di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (13/3/2010). Ia mengatakan, meski masih wacana, pembangunan menara saingan Petronas itu bukan semata-mata untuk kebanggan pemerintah dan BUMN saja tetapi diharapkan bisa menjadi kebanggan rakyat Indonesia. Sedikitnya sudah ada 4 perusahaan plat merah yang menyatakan minatnya untuk membangun menara tersebut, antara lain PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Pertamina (Persero), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI). Empat BUMN yang ingin dilibatkan dalam pembangunan menara itu sudah memberi banyak masukkan, salah satunya lokasi menara tersebut akan berdiri. Rata-rata mengusulkan menara itu dibangun di Jakarta. Sebelumnya, Mustafa berangan-angan seluruh perusahaan plat merah bisa membangun sebuah menara layaknya menara Petronas di Malaysia. Menara bersama itu diharapkan bisa dibangun dari dana patungan seluruh BUMN yang saat ini berjumlah sekitar 140 perusahaan. Menurutnya, saat ini kekuatan dan cakupan BUMN tersebar dengan luas di seluruh tanah air. Ia mengharapkan, dengan adanya satu simbol berupa menara tersebut, maka kekuatan yang tersebar luas itu bisa dihimpun dalam satu tempat dan menjadi kebanggaan rakyat Indonesia.(ang/dru)

Sumber : http://www.detikfinance.com/read/2010/03/13/151638/1317667/4/menara-saingan-petronas-bakal-jadi-lokasi-sinergi-bumn

Berantas Korupsi di Daerah-daerah!

Filed under: General — Tags: , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 2:53 am
Berantas Korupsi di Daerah-daerah!

Korupsi di daerah-daerah harus diberantas. Sudah selayaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia fokus dalam memberantas korupsi di berbagai daerah. Korupsi di tingkat daerah dari dulu sampai sekarang sangat marak dan sangat jarang ditindak oleh yang berwenang.

Oleh karena itu perlu difokuskan tindak lanjut untuk memberantas korupsi di daerah-daerah. Polri, Kejagung dan Polri perlu benar-benar bekerja sama dalam memberantas tindak pidana korupsi di daerah-daerah dengan membentuk KPK Daerah khususnya di Propinsi Sumatera Utara.

March 12, 2010

Partai Demokrat Seharusnya Menempatkan Partai Golkar Sebagai Oposisi

Filed under: General — Tags: , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 7:10 pm

Saya menyarankan kepada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat yaitu Pak Susilo Bambang Yudhoyono agar menempatkan Partai Golkar sebagai partai oposisi. Dikarenakan Partai Golkar selama ini selalu berupaya menjatuhkan pemerintahan baik secara diam-diam maupun terang-terangan di depan publik maupun di belakang publik.

Partai Golkar melalui media-medianya terlihat jelas selalu menempatkan Pak Susilo Bambang Yudhoyono dengan citra yang jelek dan selalu berupaya memprovokasi massa dengan tayangan-tayangan yang menjelek-jelekkan citra Pak Susilo Bambang Yudhoyono. Dan juga Partai Golkar di parlemen selalu berupaya menusuk dan menghambat pemerintahan yang sekarang dipimpin oleh Pak Susilo Bambang Yudhoyono. Partai Golkar juga sebagai partai peninggalan orde baru merupakan partai yang rentan terhadap korupsi yang dilakukan oleh kader-kadernya baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional.

Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan yang tegas untuk menempatkan Partai Golkar sebagai partai oposisi karena Partai Golkar sampai saat ini jelas terlihat bertindak sebagai oposisi dari Pak Susilo Bambang Yudhoyono. Oleh karena itu Pak Susilo Bambang Yudhoyono juga perlu mengeluarkan Partai Golkar dari koalisi karena telah terbukti secara keseluruhan Partai Golkar terlihat sangat mengganggu kinerja pemerintahan terutama di bidang perekonomian yang menjadi basis kekuatan Partai Demokrat.

Dengan memandang baik dan buruknya hal ini matang-matang, saya dengan kerendahan hati dan siap bertanggung jawab atas semua ini memberikan rekomendasi tetap kepada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat untuk menempatkan Partai Golkar sebagai oposisi dan mengeluarkan Partai Golkar dari koalisi.

Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Negara Kepulauan perlu min. 4 Kapal Induk

Filed under: General — Tags: , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 2:19 am

Nenek moyangku seorang pelaut
Gemar mengarung luas samudra
Menerjang ombak tiada takut
Menempuh badai sudah biasa



Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan sebuah Negara Kepulauan yang sangat luas dengan jumlah penduduk lebih dari 240 juta jiwa. NKRI juga di sebelah utara, timur, selatan dan barat batas wilayahnya berbatasan dengan lautan. Di sebelah barat Indonesia terhampar Samudera Hindia dan di sebelah timur Indonesia terhampar Samudera Pasifik. Republik Indonesia juga mempunyai 17.504 pulau dengan 6.000 pulau telah dihuni (sumber : Geografi Indonesia – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas).


NKRI setiap hari kehilangan harta di laut berupa pencurian hasil laut sebanyak ratusan milyar setiap hari. NKRI juga telah beberapa kali kehilangan pulau-pulau terluarnya akibat kurangnya perlindungan dan pengawasan terhadap batas wilayah kelautan negara tercinta kita ini. NKRI juga mengalami perdagangan barang secara illegal (penyelundupan) melalui laut dan kejahatan-kejahatan internasional lainnya yang dilakukan melalui kelautan.


Oleh karena itu sebagai sebuah negara kesatuan yang utuh yang terhampar dari Sabang sampai Merauke melalui perairan baik itu selat dan laut dengan dikelilingi oleh dua samudera besar (Samudera Hindia dan Samudera Pasifik) maka sudah selayaknya Indonesia memiliki minimal 4 (empat) Kapal Induk yang berfasilitas lengkap dengan pesawat dan helikopter.


Keempat kapal induk ini berfungsi untuk mengamankan perairan Indonesia di sebelah barat, utara, timur dan selatan dari pelanggaran-pelanggaran kelautan seperti pencurian hasil laut oleh kapal asing, pencurian kepulauan oleh negara asing, penyelundupan barang-barang illegal, masuknya imigran gelap, dll.

Kapal induk ini juga dapat berfungsi untuk mengamankan kawasan regional ASEAN sendiri. Dimana kawasan ASEAN merupakan sebuah kawasan yang sangat strategis dan juga berbatasan langsung dengan lautan. Oleh karena itu kapal induk ini sangat berfungsi strategis dalam mengamankan zona ekonomi Indonesia dari segala ancaman dan dapat berfungsi mengamankan wilayah ASEAN juga.

Sampai saat ini Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi ASEAN dan merupakan kawasan yang sangat rawan terhadap tindak aksi kejahatan di lautan sangat memerlukan pengawalan yang ketat di lautan-lautan Indonesia sendiri. Dan ditambah juga bahwasanya 2/3 permukaan bumi adalah perairan (selat, laut, samudera, dll). Maka kapal induk ini sangat berfungsi penting dalam mengamankan lautan dan samudera yang ada di sekeliling Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini.

March 11, 2010

Kritik Terhadap Universitas Sumatera Utara

Filed under: General — Tags: , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 9:58 pm

Saya melihat Universitas Sumatera Utara adalah universitas negeri yang seharusnya menjadi 4 besar universitas terbaik di Indonesia dan mempunyai lini fasilitas pendidikan yang lengkap dan solid dengan kurikulum pendidikan yang senantiasa diperbaharui untuk menunjang pembangunan ekonomi di Republik Indonesia khususnya di Pulau Sumatera ini.

Akan tetapi sesuai dengan kunjungan saya ke Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara ternyata belum memiliki fasilitas pendidikan yang komplit khususnya di bidang ekonomi. USU masih terpaku pada pengajaran yang standar tanpa memperhatikan kompetensi profesi masing-masing jurusan ekonomi yang dibinanya. Contohnya dalam pendidikan brevet pajak A, B dan C, ternyata FE USU belum memiliki fasilitas dalam memberikan pendidikan bagi mahasiswa baik dari USU sendiri maupun mahasiswa luar dalam mempelajari brevet pajak A, B dan C. USU juga belum memberikan pelatihan dalam mendapatkan sertifikasi Chartered Financial Analyst (CFA). Padahal dengan kaliber USU sebagai salah satu  universitas negeri terbesar di Republik Indonesia ini, maka sudah seharusnya USU menjadi salah satu universitas terbaik ASEAN dan Asia.

Padahal USU tahun 2010 ini telah mendapat anggaran yang telah meningkat ratusan persen dibanding tahun lalu akan tetapi masih belum memiliki fasilitas pendidikan yang lengkap dalam menunjang aktivitas pendidikan yang menjadi salah satu terbaik ASEAN dan Asia.

Republik Indonesia saat ini sudah dihadapkan dengan tatanan kegiatan masyarakat ASEAN – China dimana batas-batas antara negara anggota ASEAN dan China sudah sangat sempit. Dimana negara-negara ASEAN – China sudah sangat membenahi sekali fasilitas pendidikan mereka seperti di Singapura dengan NTU, NUS dan universitas-universitas terbaik mereka lainnya. Malaysia dengan universitas-universitas mereka yang bisa dikatakan salah satu terbaik di ASEAN, dan terutama Republik Rakyat China (RRC) dengan banyaknya universitas-universitas mereka yang bisa dikategorikan sebagai jajaran terbaik di Asia dan bahkan beberapa masuk kategori terbaik di dunia.

Dengan kondisi sekarang yang sudah sedemikian berubah dengan posisi Indonesia yang berada di antara negara ASEAN yang merupakan kekuatan ekonomi terbesar di ASEAN dipandang dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) maupun jumlah penduduk yang terbesar di ASEAN serta luas kawasan yang terluas di ASEAN maka sudah menjadi keharusan bagi Republik Indonesia yang tercinta ini untuk benar-benar memperbaiki dengan sungguh-sungguh fasilitas-fasilitas pendidikan di Republik Indonesia ini baik itu lembaga pendidikan negeri maupun lembaga pendidikan swasta.

Dan dalam posisi ini Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai salah satu universitas negeri yang bisa dianggap seharusnya menjadi yang terbaik di Republik Indonesia dapat menjadi tulang punggung pendidikan di Republik Indonesia tercinta ini khususnya di Pulau Sumatera. USU harus bisa memberikan fasilitas pendidikan dan profesi yang lengkap, solid, terkoordinasi dan terlengkap di Pulau Sumatera Utara ini. Tetapi ternyata tadi dari pengamatan saya di Fakultas Ekonomi USU, fasilitas yang ada masih sangat minim sekali. Fasilitas belajar mengajar untuk Fakultas Ekonomi sendiri masih sangat sedikit,  ruang-ruang kelas masih minim, pendidikan dan pelatihan profesi masih sangat minim seperti pendidikan brevet pajak A, B dan C sampai ke pendidikan sertifikasi Chartered Financial Analyst (CFA), Chartered Publik Accountant (CPA), dan Lembaga Penelitian Ekonomi Masyarakat yang tidak ada sama sekali dari internal pengajar Universitas Sumatera Utara (USU) sendiri.

Oleh karena itu saya mendesak kepada pihak Universitas Sumatera Utara (USU) untuk segera membenahi fasilitas-fasilitas pendidikannya agar dapat menjadi tulang punggung pendidikan yang dikoordinasikan untuk bidang ekonomi di Universitas Sumatera Utara. USU harus bisa menjadi salah satu lembaga pendidikan terbaik di ASEAN dan termasuk jajaran lembaga pendidikan terbaik di Asia.

Dengan anggaran yang sudah meningkat ratusan persen maka USU sudah selayaknya dapat melakukan hal ini. Dan sangat diharapkan agar pihak Departemen Pendidikan dan Departemen Keuangan serta Komisi Pemberantasan Korupsi (semoga Komisi Pemberantasan Korupsi Daerah dapat secepatnya dibentuk di Propinsi Sumatera Utara ini) agar benar-benar mendukung Universitas Sumatera Utara menjadi salah satu universitas yang

March 10, 2010

Turut Sangat Bersukacita Atas Prestasi Kepolisian Republik Indonesia Dalam Memberantas Terorisme

Filed under: General — Tags: , — Ardianto Panahatan Butarbutar @ 7:31 pm

Saya menyatakan turut bangga dan bersukacita atas jajaran prestasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan pengabdiannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam memberantas terorisme dan mengamankan wilayah NKRI dari segala ancaman, rintangan dan tantangan di dalam NKRI yang sangat kita cintai ini.

Untuk melengkapi prestasi Polri ini Polri ke depannya perlu mengedepankan menegakkan reformasi birokrasi dan pengawasan yang kuat di dalam tubuh Polri sendiri.

Dan untuk meningkatkan kompetensinya dan meningkatkan pengetahuan reformasi birokrasi, pemerintah melalui Departemen Pendidikan perlu memprioritaskan adanya Sekolah Tinggi Pertahanan Keamanan dengan fokus reformasi birokrasi kepada Polri dan TNI yang disubsidi oleh pemerintah Republik Indonesia. Saat ini sumber daya manusia TNI/Polri kurang mendapatkan perhatian di dalam pendidikan dan kompetensinya hal ini ditunjukkan dengan sangat minimnya sarana yang dapat meningkatkan kompetensi TNI/Polri dalam kegiatannya sehari-hari. Oleh karena itu perlu dibangun suatu standar yang cukup tinggi yang mempunyai fokus meningkatkan kompetensi dan pengetahuan reformasi birokrasi di badan TNI/Polri dengan memberikan tempat pendidikan dan pelatihan bagi sumber daya manusia TNI/Polri ini.

TNI/Polri juga perlu diberikan bantuan finansial berupa kenaikan gaji untuk memperkuat kondisi perekonomian sumber daya manusia TNI/Polri yang telah sangat berjasa sekali dalam mempertahankan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dari berbagai ancaman baik ancaman yang berasal dari dalam negeri dan ancaman yang berasal dari dalam negeri.

Sekali lagi perlu diutamakan reformasi birokrasi dan pengawasan yang kuat di dalam tubuh TNI/Polri sendiri untuk menciptakan kondisi stabilitas pertahanan dan keamanan yang kuat di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang amat sangat kita cintai ini.

Older Posts »

Powered by WordPress